ASAL MULANYA DESA LANGGEN

    Author: Admin Genre: »
    Rating

        
        Alkisah Raden Aria Wiralodra sedang berencana memperluas wilayah kekuasaan. Diketemukan sebuah ide dengan cara menikahkan puteri Raden Aria Wiralodra dengan raja Sumedang karena waktu itu raja Sumedang sedang mencari seorang istri. Hal mana merupakan suatu kesukaran bagi Raden Aria Wiralodra, karena Raden Aria Wiralodra belum mempunyai puteri. Tetapi walaupun demikian hal ini dapat diatas dengan jalan menciptakan adik dan raja menjadi seorang putri. Setelah itu mereka bersama-sama dengan bawahnya pura-pura menjadi penari topeng.

        Mereka berangkat ke Sumedang. Dengan rasa bimbang sampailah mereka di daerah Sumedang. Di sebuah kampung dimulailah petunjuk topeng itu. Yang dijadikan pelaku adalah putri yang diciptakan tadi. Pada waktu itu raja Sumedang tidak tahu tentang perbuatan Raden Aria Wiralodra, tetapi lama kelamaan berita itu sampai ke telinga raja. Sang raja tercengang dan menyuruh patihnya untuk memanggil penari tadi ke istana. Ketika penari datang terlihatlah penari itu sangat cantik, dan akhirnya timbullah rasa cinta raja kepadanya. Kemudian raja mengirim utusan untuk menanyakan kepada putri tadi. Dengan rasa gembira apa yang ditanyakan utusan itu jawabnya. Setelah itu apa yang di katakan oleh putri tadi disampaikan kepada baginda raja dan baginda pun merasa senang. Maka disuruhnya patih untuk melamar sang putri.

        Kedatangan patih dari Sumedang diterima dengan baik oleh baginda Raden Aria Wiralodra, dan lamaran dari raja Sumedang diterimanya. Lamaran ini disertai dengan perjanjian dari raja Sumedang untuk menyerahkan sebagian daerahnya kepada Raden Aria Wiralodra. Hal ini dikerjakan pula oleh raja Sumedang demi cintanya kepada putri tersebut. Keesokan harinya dirayakan pernikahan antara raja Sumedang dengan putri Dermayu.

        Kedua suami istri itu baik dan rukun, tetapi apakah yang terjadi kemudian? Selang beberapa hari setelah perkawinan berlangsung baginda selalu melamun. Hal ini disebabkan karena istrinya telah berubah sifat. setelah diselidiki ternyata ia bukan seorang putri yang sebenarnya. Maka terjadilah perselisihan. Dikejar-kejarnya putri tadi. Akhirnya putri itu tertangkap dan berubah menjadi seorang pemuda.

        Raja Sumedang sangat marah melihat kejadian itu, maka disuruhnya patih untuk meminta daerahnya kembali. Tetapi hal ini ditolak oleh Raden Aria Wiralodra. Akhirnya terjadilah peperangan antara kedua raja tersebut. Karena marahnya maka raja Sumedang menyuruh patihnya mengeluarkan binatang yang dianggap keramat. Binatang ini kelak menimbulkan suatu peristiwa.

    Binatang itu bernama Anjing Jangkung. Badanya tinggi dan sakti. Maka dikeluarkanlah anjing itu agar ikut berperang. Setelah sampai di arena peperangan maka mulailah anjing itu melancarkan serangan. Anjing tadi sangat ditakuti oleh pihak Dermayu, tetapi berkat kesaktian Ki Gede Penganjang dengan senjatanya yang bernama "Sapu Jagat", anjing tadi terlempar jauh dan jatuh disebuah "Langenan" yang artinya tanah yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan tanah yang ada disekitarnya.

    (Desa Langgen, Kec. Lohbener)

    Leave a Reply

    Blogger templates

    Blogger news

    Blogroll